Selasa, 03 Juni 2014

ayolah, buat aku mengerti -jangan lama lagi-

selalu ada makna tersirat dalam setiap lakumu
sayangnya engkau lebih sering menyimpan sesuatu pada tutur katamu.

aku tau
dengan sengaja engkau begitu,
hanya sama seperti ku
engkau ingin semua cukup engkau saja yang tau.

meski tenang, aku tetaplah khawatir dan marah
bagaimana mungkin begitu lamanya aku bahkan tidak mengenal hatimu.

mana yang benar dan salah, aku tak pernah mendengarnya darimu
ketika ditanya kau hanya pura - pura tertegun kemudian tertawa dan mulai mengeluarkan celoteh lucumu.

harus berapa lama lagi aku menghadapi orang yang sepertimu?
dan kenapa juga kamu?

kau tau
berdiri dan bertahan seperti ini sangatlah sulit
walau bagaimanapun juga aku ingin pergi
tapi tidak bisa!
entahlah....